Minggu, 30 April 2017

Luka

Kini mata tak sanggup membendung kesakitan dalam hati..
NAMUN..
Mulut ini??
Apakah akan tetap berbohong ..
Ketika malam menghampiri..
Bintang berkelip-kelip..
Bulan bertanya??
Apakah aku masih menyayanginya??
Hati mengangguk namun bibir beku, janji tinggallah janji..
Berlalu seiringnya hati,
Bersama kehancuran hati.
Aku hanya seorang sampah tak berarti,..
Setidaknya sampah masih punya harga..
Kan ku biarkan namun kaki ini tak mampu lagi..
Kan ku biarkan air mataku diatas tajamnya duri, hingga membusukkan luka dihati .



By : DVA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kebersamaanku

Fajar .. ku rindukan embunmu yang menyejukkan kulit-kulitku.. cahaymu yang menuntunku.. hingga ku temukan kebersamaan ini bersama...